57GSGOUiym0RjqT60gh80ahb2hanHpOxHlTDFWHw
Bookmark

Review Film The Creator (2023)

Ulasan Film The Creator (2023)

Ikutan arus nih. Beberapa waktu belakang lagi rame film ini, katanya sih bagus. Jadi, gua ikutan nonton deh. Mari kita review film The Creator (2023).

Deskripsi dan Sinopsis Film The Creator (2023)

Satu lagi film sci-fi yang gua nonton, judulnya The Creator (2023) yang disutradarai oleh Gareth Edwards. Film ini merupakan hasil produksi oleh 20th Century Studios yang berkolaborasi dengan New Regency Productions dan Entertainment One. Beberapa aktor dan aktris di film ini, yaitu John David Washington, Madeleine Yuna Voyles, Gemma Chan, Allison Janney, Ken Watanabe, Sturgill Simpson, Amar Chadha-Patel, dan lainnya.

The Creator (2023) bercerita tentang Bumi di masa depan di mana manusia hidup bersama AI. Kehidupan damai tersebut berubah menjadi perang besar antara manusia dan AI setelah sebuah peristiwa mengerikan yang terjadi. Robot dan AI harus bersembunyi untuk menyelamatkan diri dari manusia.

Plot dan Alur Cerita Film The Creator (2023)

Pada tahun 2050-an manusia telah mengembangkan robot dan AI pada tingkat yang sangat luar biasa. AI sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Hidup saling berdampingan.

Suatu hari, sebuah serangan nuklir meluncur dan meluluh lantak kota Los Angeles menjadi rata hingga tanah. Korban jiwa hingga jutaan orang. Peristiwa tersebut mengguncang dunia. Manusia menyalahkan AI sebagai pelaku dan mulai memburu para robot dan AI.

Joshua adalah seorang komandan pasukan tentara yang juga memburu para robot dan AI. Ia saat ini memperoleh tugas untuk menyamar ke dalam markas AI dan mencari tahu lokasi pemimpin AI, bernama Nirmata, agar dibinasakan. Namun pada perjalanan penyamarannya, Joshua jatuh hati pada soerang wanita bernama Maya.

Maya adalah seorang peneliti dan simpatisan robot dan AI. Cinta Joshua berlanjut hingga ke pernikahan. Kemudian, pasangan ini diberkahi oleh calon bayi yang dikandung Maya. Sayangnya, di momen bahagia tersebut rahasia Joshua terbongkar dan di saat bersamaan terjadi penyerangan ke markas persembunyian AI. Pada peristiwa penyerangan tersebut, Joshua kehilangan Maya dan calon bayinya.

5 tahun berlalu. Joshua sudah berhenti dari militer dan memulai hidup baru. Tetapi, Joshua tiba-tiba didatangi oleh petinggi militer yang memintanya untuk ikut dalam sebuah misi untuk mengalahkan AI selamanya. Namun, Joshua menolak. Pemerintah kemudian memberitahu Joshua bahwa mereka menemukan seorang wanita yang diduga sebagai Maya pada sebuah rekaman video. Melihat itu, Joshua akhirnya ikut dalam misi tersebut untuk bertemu kembali dengan istrinya.

Review dan Ulasan Film The Creator (2023)

Untuk kategori film sci-fi, film ini bagus. Namun, entah apa alasannya gua rasa film ini nggak berkesan bagi gua. Film ini mengingatkan gua dengan waralaba film Terminator. Kalau di Terminator, robot dan AI menguasai dunia dan menghancurkan manusia sementara film ini dunia masa depan saat manusia menguasai dunia dan ada kelompok manusia berusaha memusnahkan semua robot dan AI yang ada. Mirip-mirip, hanya berbeda nasib gitu ya.

Memang idenya berbeda sih, menampilkan robot dan AI yang memiliki sisi kemanusiaan sementara ada kelompok manusia yang bajingan. Tapi, ya gitu, nggak berkesan. Untung aja cerita ditutup dengan manis. Dan satu lagi, ada Indonesia nih di film ini, mulai dari Bahasa Indonesia, lagu Indonesia, Saka Merah Putih, dan peta Indonesia. Ya, wajar sih. Latar cerita kebanyakan di Asia.

Karena film ini adalah film sci-fi yang banyak menggunakan CGI dan visual rekayasa dari komputer, untuk kualitas CGI-nya enak dilihat dan menyatu dengan film. Nggak ada komplain. Gua bukan yang memperhatikan sedetail itu, tapi selama enak dilihat dan menyatu dengan film, maka gua akan menganggap hasilnya bagus. Rating untuk The Creator (2023) dari gua ialah 7/10 bangga ada Indonesia di dalamnya. Sekian, ketemu di tulisan review gua berikutnya atau cek review lain di bawah ini.

Baca juga: Review Film 57 Seconds (2023)

Posting Komentar

Posting Komentar