57GSGOUiym0RjqT60gh80ahb2hanHpOxHlTDFWHw
Bookmark

Review Film Jin & Jun (2023)

Ulasan Film Jin & Jun (2023)

Nonton karena ingin bernostalgia dengan sinetron lama. Jadi, punya ekspektasi di awal. Semoga aja sesuai. Ini dia review film Jin & Jun (2023).

Deskripsi dan Sinopsis Film Jin & Jun (2023)

Jin & Jun (2023) adalah film bergenre fantasi yang berdurasi kurang lebih 120 menit. Film berkisah tentang seorang remaja dan jin yang ia temukan. Film ini disutradarai oleh Anggy Umbara dan diproduksi oleh MVP Pictures yang berkolaborasi dengan PT Umbara Brothers Film. Pemain di film ini ada Rey Bong, Dwi Sasono, Alif Rivelino, Clay Gribble, Davina Karamoy, Sarah Felicia, Cornelio Sunny, dan lainnya.

Plot dan Alur Cerita Film Jin & Jun (2023)

Jun adalah seorang remaja biasa yang bersekolah di sebuah sekolah elit. Jun bisa masuk ke sekolah tersebut melalui beasiswa yang dia peroleh atas prestasinya karena memiliki nilai yang bagus di berbagai mata pelajaran. Di sana, dia memiliki dua orang sahabat bernama Fachri dan Irdan. Jun selalu menghabiskan waktu bersama kedua sahabatnya. Selain itu, Jun juga menyukai seorang gadis bernama Sarah. Jun bersuaha untuk dekat dan menjadi pacarnya Sarah.

Namun, ada sekelompok anak yang tidak menyukai Jun dan teman-temannya. Mereka selalu merundung Jun dan teman-temannya. Hingga pada suatu kejadian, Jun dirundung dengan cara dikunci di sebuah bangunan kosong. Tidak hanya itu, Jun ditinggal sendirian di bangunan kosong dengan badan terikat pada sebuah kursi. Jun berusaha keras membebaskan diri serta pergi dari sana.

Dalam upaya untuk keluar dari bangunan kosong tersebut, Jun menemukan sebuah ruang bawah tanah. Di sana dia membuka sebuah botol. Dari botol tersebut muncul sesosok Jin. Karena Jin tersebut merasa telah dibebaskan, dia menawarkan diri untuk mengabulkan segala permintaan Jun. Melihat kesempatan itu, Jun memulai rencana untuk merubah hidupnya dengan bantuan Jin.

Review dan Ulasan Film Jin & Jun (2023)

Sesuai ekspektasi sih. Memang nonton film ini karena ingin bernostalgia dengan sinetron yang dulu tayang di TV. Meski memiliki jalan cerita yang agak berbeda dengan versi sinetron, film ini masih memiliki unsur utama tentang kisah cinta remaja antara Si Kaya dan Si Miskin dengan bantuan sosok jin ala-ala kisah Aladdin. Untuk efek visual, perubahan, dan transisi, keren... Namun...

Hal yang gua kecewakan adalah CGI. Gak tahu pertimbangannya apa, sosok Jin di film ini memiliki wujud monster mengerikan. Untuk mewujudkan sosok tersebut, maka digunakan CGI yang hasilnya wadawwww... Ngeliat wujud monster jin-nya bikin gua kesel. Kenapa memaksakan dibuat wujud begitu. Kan latar belakang jin adalah sosok jin dari sejak zaman dahulu, zaman kerajaan. Bagusnya wujud jin awalnya dibuat sebagai sosok orang kerajaan zaman dahulu aja. Kan jin nggak harus berwujud monster, bisa juga sosok manusia sakti zaman dahulu yang akhirnya menjadi sosok gaib karena kesaktiannya sehingga nggak perlu CGI monster yang menyakiti mata saat nonton.

Untung aja film ini bisa memberikan dunia fantasi cerita yang lebih baru, jadi perihal CGI agak termaafkan. Di akhir cerita ada petunjuk untuk kisah yang mungkin akan difilmkan juga dan menjadi satu semesta bersama film ini. Ada sosok Tuyul, referensi ke sinetron Tuyul & Mbak Yul, yang mencuri kerang, refrrensi ke sinteron Jinny Oh Jinny. Jadinya, ke depannya kemungkinan akan ada 2 film itu. Makin nambah bernostalgia awal 2000-an. Rating yang gua berikan ke film Jin & Jun (2023) adalah 6/10 PS5 tanpa TV yang tidak ada faedahnya. Sekian...

Baca juga: Review Film Sewu Dino (2023)

2 komentar

2 komentar

  • Edot Herjunot
    Edot Herjunot
    20 November 2023 pukul 21.58
    Saya juga kemarin barusan nonton ini. Pas ngeliat bentuk monster jinnya, berasa kayak liat makhluk yang ada di Death Note
    Untuk jalan ceritanya menurut saya sih udah melenceng jauh dari sinetronnya yang dulu, apalagi bentuk jinnya yang beda banget sama yang di sinetron. Tapi secara keseluruhan, lumayan juga sih filmnya
    • Edot Herjunot
      Rio Odestila
      21 November 2023 pukul 08.02
      Iya, waktu sinetron dulu, ceritanya sebatas drama komedi dengan sedikit romance. Jun ketemu Om Jin, dan kisah keseharian Jun dan teman-teman minta ini itu sama Om Jin. Tapi, kalau di film ceritanya dibikin lebih luas dengan ada musuh Jin lain, ada dunianya roh dan jin. Nambah besar.

      Dan bener, kayak Ryuk di Death Note.
    Reply