57GSGOUiym0RjqT60gh80ahb2hanHpOxHlTDFWHw
Bookmark

Review Novel 13 Reasons Why

Review Novel 13 Reasons Why

DISCLAIMER!

Review berikut adalah opini personal penulis. Pembaca diminta untuk jangan terlalu diambil hati karena ini adalah ditulis sesuai selera penulis. Mengutip lupa dari siapa:

Review atau ulasan adalah karya dalam bentuk tulisan atau lainnya yang berisi informasi, baik fakta maupun opini, dari yang membuatnya. Review merupakan karya subjektif, yaitu berisi informasi, baik fakta atau opini, milik pembuatnya, yang dibuat secara objektif, yaitu tanpa pengaruh pihak luar.

Blurb dan Sinopsis Novel 13 Reasons Why

Seorang remaja perempuan bernama Hannah yang melakukan tindakan bunuh diri dan kemudian membuat 13 buah kaset yang berisikan pengakuan, alasan-alasan, dan penyebab hingga dia memutuskan untuk bunuh diri.

Plot dan Jalan Cerita Novel 13 Reasons Why

Kau tidak bisa menghentikan masa depan. Kau tidak bisa mundur ke masa lalu. Satu-satunya cara untuk mengetahui rahasia itu adalah menekan...Play.

Clay Jensen pulang dari sekolah dan menemukan sebuah paket berisi setumpuk kaset. Namun, ternyata pengirim kaset-kaset itu adalah Hannah Baker – teman sekolahnya yang bunuh diri dua minggu lalu. Dalam kaset-kaset itu, Hannah menjelaskan alasan-alasan kenapa dia bunuh diri dan siapa saja yang terlibat di dalamnya. Clay menjadi salah satunya.

Hannah Baker sudah tiada. Seharusnya rahasia-rahasia itu terkubur bersamanya. Namun, setelah mendengarkan isi kaset, Clay paham kenapa dia menjadi salah satu alasan Hannah.

Sepanjang malam, Clay mendengarkan kaset Hannah. Dia mengikuti petunjuk yang Hannah berikan untuk menyusuri kota kecilnya. Namun, yang dia temukan kemudian mengubah hidupnya selamanya.

Review dan Ulasan Novel 13 Reasons Why

Siapa yang nggak tahu 13 Reasons Why? Pasti pada tau, apalagi yang udah berlangganan Netflix. Yang belum tau, 13 Reasons Why adalah sebuah novel yang diangkat ke dalam serial cerita oleh Netflix dengan total 4 musim cerita.

Gue demen banget sampul buku yang dibuat oleh penerbit Spring, menggambarkan isi cerita dengan menampilkan ilustrasi kaset sebanyak 13 buah beserta kabel dan pemutar kasetnya.

Untuk cerita, kisah di novel lebih kelam dari serial yang dibuat oleh Neftlix, pembaca akan dinarasikan dari 2 sudut pandang, Clay—pacarnya Hannah—dan Hannah sendiri dalam suara rekaman.

Narasi yang ditulis akan menggambarkan bagaimana perasaan Clay setelah kematian Hannah di mana dia mengalami depresi, marah dan merasa bersalah. Kemudian perasaaan Hannah yang stres, kecewa, dan putus asa karena mengalami perundungan.

Review Novel 13 Reasons Why

APIK deh versi buku dari pada serialnya.

Kelebihan lain ialah, penulis menghadirkan 2 alternatif penutup cerita. Pertama Hannah beneran mati dan kedua Hannah yang berhasil diselamatkan. KEREN, nggak nyangka dan gue suka versi Hannah yanh berhasil diselamatkan.

Yang kurang menurut gue ialah sifat karakter, entah gimana kadang baik, kadang jahat. Baik itu Clay dan temen-temennya di sekolah. Labil... Nggak konsisten gitu, bikin gue bingung yang protagonis dan antagonis siapa sebenarnya.

Atau emang nggak ada. Hanya kisah tiap karakter aja, IDK, bingung disitu. Sisanya oke banget, pesan moralnya dapet banget dan bisa sebagai referensi bacaan dengan tema mental health dan perundungan.

PS. Jangan baca kalau lagi stres, bisa bikin nambah stres. Narasi perasaan Hannah yang bunuh diri terlalu dark. Rating (personal) novel 13 Reasons Why:

5.0
Kisah remaja penuh trauma

Baca juga: Review Novel Belenggu Ilse

Baca juga: Review Novel Gadis Minimarket (Convenience Store Woman)

Video Review dan Ulasan Novel 13 Reasons Why

Posting Komentar

Posting Komentar