57GSGOUiym0RjqT60gh80ahb2hanHpOxHlTDFWHw
Bookmark

Review Film Talk to Me (2022)

Ulasan Film Talk to Me (2022)

Tentu saja gua akan review film horor lagi. Gua emang suka film horor dan film kali ini adalah salah satu film yang katanya bagus dikalangan penonton film. Ini dia review gua untuk film Talk to Me (2022).

Deskripsi dan Sinopsis Film Talk to Me (2022)

Film Talk to Me (2022) adalah film horor yang diproduksi oleh studio A24. Film ini bercerita tentang sebuah objek terkutuk, yaitu tangan dari sebuah mayat yang telah diawetkan. Tangan tersebut mampu membuat koneksi kepada makhluk-makhluk halus dengan manusia yang menggenggamnya. Tanpak seperti yang ada di poster ya.

Talk to Me (2022) disutradari oleh dua orang, yaitu Danny Philippou dan Michael Philippou. Film berdurasi 90 menitan ini mengangkat genre horor dengan kombinasi thriller. Aktor dan aktris yang bermain di film ini ada Ari McCarthy, Hamish Phillips, Kit Erhart-Bruce, Sarah Brokensha, Jayden Davison, Sunny Johnson, Sophie Wilde, dan lainnya.

Plot dan Alur Cerita Film Talk to Me (2022)

Sekelompok remaja sedang berpesta dan bersenang-senang, namun kesenangan tersebut berubah menjadi mimpi buruk saat salah satu remaja bertingkah aneh dan meninggal secara misterius. Sebagian panik dan sebagian lainnya berpura-pura tidak mengetahui apapun saat ditanyai oleh polisi. Sebuah rahasia tentang yang menyebabkan keanehan pada remaja tersebut.

Di sebuah rumah, ada tiga orang saudara. Satu orang pertama adalah seorang gadis yang menjadi anak angkat dan dua orang lainnya adalah saudara kandung perempuan dan laki-laki. Suatu hari, mereka terlibat dalam sebuah permainan pemanggilan arwah menggunakan sebuah tangan misterius. Semenjak itu, kejadian janggal dan mengerikan terjadi pada mereka.

Review dan Ulasan Film Talk to Me (2022)

Hal pertama yang paling mau gua gaungkan adalah bagusnya prolog film ini yang berhasil menarik perhatian penonton untuk terus nonton film ini sampai akhir. Bayangkan, lagi pesta, seru-seruan, tiba-tiba terjadi pembunuhan yang entah apa penyebabnya. Sebagai penonton, gua penasaran dan akhirnya terus nonton untuk mengetahui penyebabnya.

Konsep cerita film ini juga menjadi keunggulan. Film ini mengangkat tema objek terkutuk atau kutukan dan permainan pemanggilan setan dengan aturan yang sangat jelas. Sangat gua apresiasi. Jadi, kita tahu jika melanggar aturan yang ada, maka akan ada akibatnya seperti yang terjadi dan udah gua sebutkan di paragraf pertama.

Yang menjadi kekurangan adalah sejarah dan asal-usul tangan terkutuk tersebut. Tiba-tiba udah dimainkan oleh remaja yang ada di film. Tokoh yang ada di film sempat menanyakan asalnya, tapi tokoh lain juga kebingungan dan hanya berkata kalau itu di dapat dari teman ke teman yang saling meminjamkan. Jadinya, gua sendiri kurang merasa ngeri dan takut terhadap benda itu.

Perbandingannya seperti ini, pada film The Conjuring (2013) muncul sebuah benda terkutuk berupa tali yang membuat sebuah rumah dihantui. Nah, di sana penonton diceritakan mengapa benda tersebut penting, mengerikan, dan berbahaya. Sementara di film ini, nggak jelas aja latar tangan terkutuk tersebut. Hanya ada rumor kalau itu tangan orang yang telah mati, tangan penyihir yang potong karena orang ingin menggunakan kemampuan penyihir tersebut berkomunikasi dengan makhluk gaib. Rumor...

Namun, jadinya malah misterius sih. Bingung kan? Sama. Karena masih misterius, ada potensi untuk dibuat film awalnya, alias prekuel yang menceritakan tentang tangan terkutuk tersebut. Kalau misalnya ada, gua bakal nonton sih karena masih penasaran.

Bagian horor, yaitu setannya nggak begitu seram untuk gua ya. Desain setannya malah seperti monster dan creature yang lebih memberikan kesan menjijijkan. Tapi, apa yang dilakukan oleh para setan itu agak gila dan sadis. Love it. Rating dari gua kepada film Talk To Me (2022) adalah 7/10 tangan yang menghubungkan kematian.

Baca juga: Review Film The Nun II (2023)

Posting Komentar

Posting Komentar