57GSGOUiym0RjqT60gh80ahb2hanHpOxHlTDFWHw
Bookmark

Review Novel Bungkam Suara

Blurb dan Sinopsis Novel Bungkam Suara

Ini adalah Hari Bebas Bicara di Negara Kesatuan Adat Lawaknesia (NAKAL). Siapa saja boleh berbicara secara gamblang, terang-terangan, tanpa takut akan konsekuensi hukum. Setiap warga negara berhak berbicara: membongkar kejahatan, membeberkan penipuan, mengungkapkan keburukan. Tujuannya, agar tercapai keadilan untuk seluruh rakyat.

Namun, kawan, tujuan mulia ini berubah menjadi awan hitam. Jutaan aib terbongkar. Jutaan fitnah tersebar. Jutaan kebencian dan perundungan mengakar.

Rakyat berkelahi dengan rakyat. Tetangga dengan tetangga. Murid dengan guru. Karyawan dengan atasan. Anak dengan orangtua. Sahabat dengan sahabat. Kekasih dengan kekasih. Ucapan orang terdekat merobek dinding tiap rumah.

Ini adalah Hari Bebas Bicara. Setiap dendam, setiap benci, setiap amarah, lepas berkeliaran. Namun percayalah, kawan, orang jujur selalu ada, bak jarum dalam tumpukan jerami sekalipun.

Plot dan Jalan Cerita Novel Bungkam Suara

Dulu, Jujur Timur atau dikenal dengan panggilan Timmy adalah asisten dosen Prof. Terang Setiawan di Universitas Lemuria. Kehidupan Timmy teracak-acak saat ayahnya ditangkap karena tuduhan penipuan kepada masyarakat NKAL.

Bertahun-tahun berlalu, karena rindu dengan ayahnya, Timmy membuka kembali barang-barang peninggalan ayahnya. Sebuah komputer. Tetapi ada yang aneh pada komputer tersebut. Timmy menemukan informasi kalau ayahnya dijebak melalui informasi di komputer tersebut.

Timmy kemudian berusaha untuk memperbaiki nama baik ayahnya dan mengeluarkan ayahnya dari penjara.

Review dan Ulasan Novel Bungkam Suara

Sampul bukunya gua suka, sederhana, lugas menggambarkan kontras sisi-sisi cerita yang diangkat dengan warnanya yang terang dan gelap. Didukung juga dengan ilustrasi berbagai objek yang muncul di novel ini serta tokoh utamanya.

Jalan cerita oke, walaupun ada 2-3 kali berasa buru-buru dan bolong. Dan plotnya seru.

Karakternya kukuh dengan kepribadian masing-masing. Nah, di sini nih ada yang menurut gua minus. Terdapat beberapa kali tindakan karakter yang di luar konteks alias nggak punya pengaruh ke cerita. Acak. Nggak tahu motivasi tindakan karakternya apa sehingga menyebabkan ceritanya berasa buru-buru dan bolong. Tapi kayaknya kurang tepat disebut bolong. Mungkin 'berlebihan' lebih cocok.

Review Novel Bungkam Suara oleh J.S. Khairen
Novel Bungkam Suara oleh J.S. Khairen (dok. pribadi Rio Odestila)

Dan topik yang diangkat juga keren. Tentang dunia distopia masa depan di mana manusia diatur oleh teknologi dan orang yang menguasai teknologi.

Sebenarnya sih, masih banyak yang gua pertanyakan untuk buku ini karena kejadiannya sama dengan novel Melangkah, tapi untuk sekarang segini dulu soalnya di akhir buku dijelaskan bakal ada buku kelanjutannya. Mungkin terjawab di sana.

Rating (personal) novel Bungkam Suara: 3/5

Baca juga: Review Novel Hitam 2045

Video Review dan Ulasan Novel Bungkam Suara

Posting Komentar

Posting Komentar