57GSGOUiym0RjqT60gh80ahb2hanHpOxHlTDFWHw
Bookmark

Review Film Sisu (2023)

Review Film Sisu (2023)

Hai, hai, para sinepil. Kali ini gua akan membahas film Sisu (2023). Sebuah film aksi di medan perang yang dibawakan dengan unik. Ini dia review film Sisu (2023).

DISCLAIMER!

Review berikut adalah opini personal penulis. Pembaca diminta untuk jangan terlalu diambil hati karena ini adalah ditulis sesuai selera penulis. Mengutip lupa dari siapa:

Review atau ulasan adalah karya dalam bentuk tulisan atau lainnya yang berisi informasi, baik fakta maupun opini, dari yang membuatnya. Review merupakan karya subjektif, yaitu berisi informasi, baik fakta atau opini, milik pembuatnya, yang dibuat secara objektif, yaitu tanpa pengaruh pihak luar.

Deskripsi dan Sinopsis Film Sisu (2023)

Sisu (2023) adalah film aksi dengan latar Perang Dunia II. Film ini disutradarai oleh Jelmari Helander yang sekaligus penulis naskahnya. Judul film ini berasal dari bahasa Finlandia yang berarti gigih dan kukuh. Premis dan sinopsis filmnya adalah berikut ini.

Ketika seorang mantan prajurit yang menemukan emas di hutan belantara Lapland mencoba membawa rampokan tersebut ke kota, prajurit Nazi yang dipimpin oleh seorang perwira SS yang kejam bertempur melawannya.

Plot dan Alur Cerita Film Sisu (2023)

Pada akhir tahun 1944, Finlandia membuat perjanjian dengan Uni Soviet bahwa agresi antara mereka akan berhenti jika mereka mengusir sekutu Jerman mereka dari Finlandia. Konflik ini dikenal sebagai Perang Lapland, dan pasukan Jerman membalas dendam terhadap Finlandia.

Aatami Korpi, seorang mantan komando dan pencari emas, tinggal sendirian dengan kuda dan anjing setianya di pedalaman terpencil Lapland. Aatami menghabiskan harinya mencari emas dengan cara memisahkan dan menambang. Dia melihat pertempuran yang terjadi di kejauhan, tetapi sedikit tertarik padanya.

Setelah menemukan ladang emas yang kaya, dia mengumpulkan sejumlah besar pepesan emas dan naik kudanya menuju kota terdekat dengan anjingnya. Di perjalanan, Aatami bertemu dengan satu skuadron Wehrmacht beranggotakan 30 orang yang dipimpin oleh SS Obersturmführer Bruno Helldorf dan bawahannya, Wolf, yang menghancurkan pemukiman dalam penarikan mereka dan telah menawan beberapa perempuan Finlandia.

Helldorf tidak tertarik pada Aatami, membiarkannya melintas. Aatami segera diserang oleh kelompok tentara kedua yang menemukan tas pelana yang penuh dengan emas dan bersiap untuk mengeksekusi dia dan anjingnya, tetapi dia dengan cepat membunuh mereka semua. Mendengar tembakan, Bruno menyelidiki dan menemukan pemandangan yang mengerikan.

Review dan Ulasan Film Sisu (2023)

Unik sih film ini. Dialog karakternya nggak banyak. Tapi pengambilan gambarnya luar biasa cakep dan adegan aksinya nggak nanggung. Sadis dan seru.

Meski ide cerita sudah terlalu klise tentang orang tua yang hidup damai menikmati masa tua, kemudian harus kembali lagi berurusan dengan hal yang dihindari. Tapi, film ini mampu mengemas cerita tersebut dengan baik dan seru.

Film ini menggambarkan dengan baik ketegangan yang terjadi dalam perang dan konflik moral yang dihadapi oleh para karakter utamanya. Aatami, seorang individu yang telah pensiun dari dinamika perang, tiba-tiba harus berhadapan dengan kembali ke dalam dunia kekerasan. Dia harus melawan pasukan Jerman yang tidak segan menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan mereka.

Film Sisu (2023) menawarkan pengalaman sinematik yang menawan. Pengarahannya yang cerdas dan akting yang tajam dari para pemainnya berhasil menghidupkan suasana perang yang indah dengan latar alam dan juga kekerasan dan penderitaan yang mencekam dari pertempuran. Adegan-adegan aksi yang intens dan efek visual yang memukau akan membuat penonton puas dengan film ini.

Tapi, menit awal cerita akan terasa membosankan karena hanya menampilkan adegan demi adegan dari karakter utama yang sedang hidup sendiri tanpa adanya dialog. Ngeliatin seorang pria tua di bentangan alam indah yang melakukan kesehariann tanpa satu dialog pun. Memang visualnya sih indah, tapi akan membosankan kalau nggak suka film yang seperti film bisu gitu. Film jadi berasa lambat.

Namun, jangan langsung batal nonton ya karena setelah 15 menit pertama, laju ceritanya akan berubah cepat, seru, dan penuh aksi. Gua sendiri puas dengan film ini. Rating (personal) film Sisu (2023):

8.0
Anjing menggonggong dengan aksi bikin bengoong

Baca juga: Review Film Top Gun: Maverick (2022)

Sisu (2023) adalah sebuah film aksi perang yang menarik untuk ditonton. Dengan adegan-adegan aksi yang sadis dan penggambaran yang akurat tentang situasi perang, film ini berhasil menghadirkan pengalaman yang mengesankan bagi gua.

Posting Komentar

Posting Komentar