57GSGOUiym0RjqT60gh80ahb2hanHpOxHlTDFWHw
Bookmark

Review Film Silent Night (2023)

Ulasan Film Silent Night (2023)

Halo, para penonton! Kali ini gua mau review film dengan nuansa Hari Natal nih. Kebetulan review dan film ini gua tonton menjelang Natal juga, jadinya pas. Ini dia review film Silent Night (2023).

Deskripsi dan Sinopsis Film Silent Night (2023)

Silent Night (2023) adalah sebuah film bergenre aksi dan thriller yang diproduksi oleh A Better Tomorrow Films, Capstone Studios, dan Corazón Films. Film ini disutradarai oleh John Woo dan diperankan oleh Joel Kinnaman, Kid Cudi, Harold Torres, Catalina Sandino Moreno, Yoko Hamamura, Valeria Santaella, Vinny O'Brien, dan lainnya. Durasi film ini kurang lebih 100 menit.

Diceritakan pada film ini, Silent Night (2023), seorang pria memiliki keluarga yang bahagia bersama istri dan seorang anak laki-lakinya. Namun, suatu hari anaknya meninggal karena peluru nyasar akibat dari perkelahian antar gangster di kota tersebut. Marah karena ketidakadilan, sang ayah merencanakan dan pergi untuk balas dendam kepada pelaku.

Plot dan Alur Cerita Film Silent Night (2023)

Brian dan keluarga hidup damai dan bahagia di sebuah kota. Dia sering menghabiskan waktu bersama anak laki-lakinya. Menjelang Hari Natal, Bria bersama istri dan anaknya menghabiskan waktu dan bersenang-senang. Saat Brian dan keluarganya sedang bermain di halaman depan rumah, terdengar suara tembakan berkali-kali mengarah melewati kediamannya. Suara tembakan tersebut berasal dari dua buah mobil yang dikendarai oleh gangster di kota yang sedang bertikai. Brian pun dengan sigap melindungi anaknya, namun anaknya tertembak peluru nyasar dan meninggal dunia.

Kejadian tersebut masuk ke media lokal dan diusut oleh polisi. Sementara itu, sewaktu kejadian Brian dengan amarah mengejar kedua mobil tersebut dan berakhir di rumah sakit karena menerima luka tembak di leher. Untungnya, Brian selamat setelah menjalani tindak operasi dan perawatan selama kurang lebih 4 bulan di rumah sakit.

Pasca keluar dari rumah sakit, Brian terpuruk karena kematian anaknya. Dia mengurung diri dan mabuk-mabukkan. Tetapi, sebuah kenangan tentang anaknya menyadarkan Brian. Dengan semangat, amarah, dan dendam, Brian memulai merencankan pembalasan kepada para pelaku.

Review dan Ulasan Film Silent Night (2023)

Dengan iming-iming dari sutradara yang membuat seri film Red Cliff dan produser seri film John Wick. Film ini keren dan seru tapi ceritanya kurang. Yang membuat cerita di film ini kurang adalah peran tokoh yang tidak beralasan hadir di film. Selain itu, ada hal-hal tolol dilakukan oleh karakternya. Kita bahas.

Peran tidak beralasan yang gua sebut adalah sosok detektif dari kepolisian yang mengurus tentang kelompok gangster dan berandalan di kota tersebut. Kita ketahui bahwa anak dari Brian mati terkena peluru nyasar oleh perseteruan gangster di kota tersebut. Atas insiden yang terjadi, peristiwa tersebut diusut oleh polisi di divisi Penanggulangan Kekerasan Gangster yang dipimpin oleh detektif Dennis. Namun, tidak ada perkembangan oleh polisi. Bahkan tidak tampak di film kalau detektif Dennis menyelidiki kasus tersebut yang mengakibatkan Brian bergerak sendiri dalam misi untuk balas dendam atas kematian anaknya.

Sampai disitu, hubungan sebab-akibatnya masih ada. Namun pada penutup cerita, Dennis muncul seperti sosok pahlawan yang menegakkan keadilan untuk menyelesaikan masalah dan membantu Brian. Entah bagaimana, peran sampingan polisi mendadak seperti sidekick. Aneh.

Hal berikutnya adalah tindakan tokoh Brian yang nggak masuk akal dan tolol. Sepanjang film, penonton diperlihatkan bagaimana Brian dengan sabar dan hati-hati untuk membalas dendam atas kematian anaknya. Brian bahkan membuat rencana dan persiapan sejak April dan akan dilaksanakan pada 24 Desember. Pada malam natal. Sesuai judul, malam hening menyambut Hari Natal.

Sehari sebelumnya, Brian pergi menculik salah seorang dari gangster tersebut untuk diinterogasi dan mengumpulkan informasi. Saat interogasi, anggota gangster tersebut diikat dan digantung. Dan di sinilah hal bodoh terjadi di mana sangat berlawanan dengan sikap Brian di awal.

Brian melepas ikatan gantung si gangster, didudukkan ke sebuah kursi dan meja, dan disuruh menulis semua rahasia operasional gangster tersebut. Namun tentu si gangster menolak. Sebagai tindak ancaman, Brian mengeluarkan pisau  dan mengarahkan ke si gangster, kemudian dengan sok hebat menusukkan bilah pisau ke meja sebagai tindak intimidasi. Brian berjalan menjauh dari meja dan tiba-tiba si gangster memotong tali ikatan tangannya menggunakan pisau yang tertancap di meja di depannya. Akibatnya, Brian harus bergelut dengan si gangster dan mengalami luka tusuk oleh senjatanya sendiri. Di akhir adegan, si gangster dikalahkan dan pingsan. Bisa-bisanya ceroboh gitu.

Terus, selain hal yang gua kurang suka tenttu ada yang gua suka. Hal utama yang gua suka adalah karakter dan adegan aksinya. Bagus seperti yang ungkapan materi promosinya. Adegan aksinya seru, apalagi bagian kejar-kejaran di jalanan sambil tembak-tembakan. Bukan hal baru, tapi cara pengambilan adegan tersebut gua suka dan senang waktu nontonnya. Karena itu, film Silent Night (2023) gua berikan rating 6/10 bel yang berdentang di kesunyian malam. Oh iya, musiknya juga cocok. Musik menyambut Hari Natal, tapi adegannya bunuh-bunuhan. Memberi kesan tegang dan menyenangkan.

Baca juga: Review Film The Killer (2023)

Posting Komentar

Posting Komentar