57GSGOUiym0RjqT60gh80ahb2hanHpOxHlTDFWHw
Bookmark

Review Anime Dead Mount Death Play Season 1

Ulasan Anime Dead Mount Death Play Season 1

Anime satu ini adalah anime yang rilis musim kemaren dan berjalan selama 2 musim karena jumlah episodenya banyak. Ini salah satu anime yang gua suka dan gua berharap banget kelanjutannya. Mari kita review anime Dead Mount Death Play season 1.

Deskripsi dan Sinopsis Anime Dead Mount Death Play Season 1

Dead Mount Death Play season 1 merupakan anime bergenre fantasi dan aksi dengan tema reverse isekai. Apa itu reverse isekai? Isekai sendiri adalah padanan kosakata bahasa Jepang yang memiliki arti dunia lain atau dunia berbeda. Umumnya, anime bergenre fantasi dengan tema isekai memiliki makna bahwa protagonis pada cerita pergi ke dunia lain atau dunia berbeda. Biasanya dipindah secara tiba-tiba oleh dewa atau peristiwa magis lainnya atau meninggal dan reinkarnasi ke sana. Sementara reverse isekai dimaksudkan karakter protagonis dari dunia lain ke dunia manusia atau planet Bumi kita.

Anime ini bercerita tentang seorang pemyihir pengendali mayat kerajaan yang berpindah ke Bumi. Penyihir tersebut merasuki tubuh baru dan memulai hidupnya dari awal. Dead Mount Death Play season 1 diproduksi oleh Geek Toys. Anime ini berjalan selama 2 season dengan total 24 episode di mana rata-rata setiap episodenya berdurasi kurang lebih 23 menit. Pengisi suara anime Dead Mount Death Play season 1 adalah Inori Minase, Yuuki Sakakihara, Yuuma Uchida, Hiroki Takahashi, Shouta Aoi, Nobuhiko Okamoto, dan lainnya.

Plot dan Alur Cerita Anime Dead Mount Death Play Season 1

Seorang penyihir mayat yang dikenal dengan julukan Dewa Mayat meninggal saat bertempur melawan musuh. Tapi hidupnya tidak berakhir disana. Dia ternyata terbangun di tubuh seorang pemuda Tokyo, yaitu Shinoyama Polka. Saat itu, Polka merupakan target dari pembunuh. Polka meninggal dibunuh yang mengakibatkan tubuhnya bisa menjadi wadah Dewa Mayat yang bereinkarnasi.

Dengan kesempatan baru di tubuh yang baru, Dewa Mayat memutuskan untuk memulai kembali hidupnya. Berusaha untuk memiliki kehidupan damai dan dikelilingi oleh teman-teman berharga. Tidak seperti di kehidupan sebelumnya di mana semua temannya mati dan akhirnya dia juga mati sendirian.

Review dan Ulasan Anime Dead Mount Death Play Season 1

Langsung gua sebut nih, rating untuk anime Dead Mount Death Play season 1 itu di 8/10 tengkorak hidup serbaguna.  Hal utama yang paling gua suka dari anime ini adalah plot cerita yang beragam dan berkembang di sekitar plot dan karakter utamanya. Selain fokus utama kita pada karakter Polka dan tujuannya untuk memiliki hidup damai dan lebih bermakna dengan teman-teman barunya, muncul karakter lain yang memiliki motif berbeda untuk diri mereka sendiri. Contohnya ada mas-mas detektif yang memerangi kejahatan, tukang sulap kriminal yang ingin melihat sihir, kelompok mafia, pembunuh bayaran, dan banyak lagi.

Hal ini gua suka karena memberikan kisah misteri lebih dalam untuk setiap karakter yang ada dengan motif dan tujuan mereka masing-masing. Namun hal ini menyebabkan kebingungan dan jalan cerita yang seolah-olah lompat-lompat ke para karakter. Sebagai penonton beberapa kali gua kebingungan karena cerita berubah dratis dan tanpa kejelasan. Alias karena kebanyakan plot, malah bikin pusing, tapi seru.

Selain itu, animasi di anime ini juga bagus. Gua suka cara mereka memanfaatkan warna yang seolah-olah bersinar sehingga menonjol dari yang lain untuk menandakan kalau itu sihir atau hal supranatural yang sulit dijelaskan. Karakter favorite gua sih si wanita pembunuh yang menjadi vampir. Tokoh pycho tapi elegan.

Terakhir sih, sejauh ini belum ada penjelasan detail tentang dunia lain tempat asal Dewa Mayat. Namun, di Bumi mulai bermunculan orang-orang yang mengetahui tentang dunia tersebut. Masih misterius banget latar asal-usul Dewa Mayat. Gua berharap banget akan ada season 2 dan menjelaskan lebih banyak tentang dunia lainnya, atau bahkan Dewa Mayat bisa ke sana atau orang lain dari sana juga ke Bumi.

Baca juga: Review Anime The Faraway Paladin Season 2

Posting Komentar

Posting Komentar